uLSN08P13StNRpu8zdLBsXY8k4kNVrJ45iKXYMFb
Bookmark

KEKUASAAN, KEZALIMAN, DAN HUKUM BALASAN

KEKUASAAN, KEZALIMAN, DAN HUKUM BALASAN


Kekuasaan adalah amanah, bukan alat untuk menindas. Jabatan, kedudukan, pengaruh, dan kewenangan semestinya digunakan untuk menegakkan keadilan, melindungi yang lemah, serta memberikan manfaat bagi orang banyak.

Namun, ketika kekuasaan digunakan untuk menjatuhkan orang lain, mencari-cari kesalahan, membungkam suara yang berbeda, atau mempergunakan kewenangan demi kepentingan pribadi dan kelompok, maka kekuasaan telah kehilangan maknanya sebagai amanah.

Jangan merasa hebat hanya karena hari ini berada di atas. Jangan merasa tidak akan pernah jatuh hanya karena memiliki jabatan, pengaruh, atau kekuasaan.

Kezaliman mungkin dapat memenangkan seseorang untuk sementara, tetapi tidak pernah menjamin keselamatan seseorang untuk selamanya.

Orang yang hari ini mampu menjatuhkan orang lain dengan kekuasaannya, suatu saat dapat berhadapan dengan akibat dari keputusan dan perbuatannya sendiri. Dalam kehidupan terdapat hukum sebab-akibat: tindakan memiliki konsekuensi, keputusan memiliki pertanggungjawaban, dan setiap penyalahgunaan kewenangan dapat meninggalkan jejak yang pada waktunya harus dipertanggungjawabkan.

Itulah yang sering disebut manusia sebagai karma atau hukum alam. Bukan berarti setiap peristiwa buruk pasti merupakan hukuman langsung atas suatu perbuatan, tetapi kehidupan mengajarkan bahwa kezaliman mempunyai konsekuensi. Kepercayaan masyarakat dapat hilang, hubungan dapat rusak, reputasi dapat runtuh, dan bahkan tindakan yang dilakukan dengan kekuasaan dapat berhadapan dengan proses hukum ketika terdapat pelanggaran hukum.

Karena itu, jangan gunakan kekuasaan untuk mempermalukan orang lain. Jangan menggunakan jabatan untuk membalas dendam. Jangan menjadikan hukum sebagai alat untuk kepentingan pribadi. Dan jangan merasa bahwa seseorang yang sedang berada di bawah tidak akan pernah mempunyai kesempatan untuk mendapatkan keadilan.

Kekuasaan itu berputar. Jabatan itu sementara. Kehormatan adalah sesuatu yang harus dijaga.

Hari ini mungkin seseorang memiliki kewenangan untuk menandatangani keputusan. Besok ia mungkin menjadi orang yang harus menjelaskan keputusan tersebut. Hari ini mungkin seseorang dapat memengaruhi banyak orang. Besok mungkin ia yang membutuhkan pertolongan orang lain.

Maka, ketika berada di atas, jangan menginjak. Ketika memiliki kekuasaan, jangan menyalahgunakan. Ketika mampu menjatuhkan, pilihlah untuk menjaga.

Sebab ukuran kebesaran seseorang bukanlah seberapa banyak orang yang mampu ia jatuhkan, melainkan seberapa banyak orang yang dapat ia lindungi ketika memiliki kekuasaan.

Pada akhirnya, manusia tidak hanya dikenang karena jabatan yang pernah dimilikinya, tetapi juga karena bagaimana ia menggunakan jabatan tersebut.

Jangan terlalu bangga ketika berhasil menzalimi orang lain. Sebab roda kehidupan terus berputar. Apa yang ditanam hari ini akan membawa konsekuensi di kemudian hari.

Dan ketika saat itu tiba, semoga kita masih menjadi manusia yang mampu mempertanggungjawabkan setiap keputusan di hadapan hukum, masyarakat, dan Tuhan Yang Maha Esa.

Dengarkan
Pilih Suara
1x
* Mengubah pengaturan akan membuat artikel dibacakan ulang dari awal.
Posting Komentar