uLSN08P13StNRpu8zdLBsXY8k4kNVrJ45iKXYMFb
Bookmark

PESAN UNTUK SAHABAT SEBELUM MENINGGAL


Sahabat, tidak ada seorang pun yang tahu kapan perjalanan hidupnya akan berakhir. Hari ini kita masih bisa duduk bersama, berbicara, tertawa dan saling menasihati. Namun suatu hari nanti, mungkin salah seorang dari kita akan lebih dahulu meninggalkan dunia ini.

Jika suatu saat aku pergi lebih dahulu, jangan kenang aku hanya dari kesalahan dan kekuranganku. Kenanglah kebaikan yang pernah kita lakukan bersama. Maafkan segala perkataanku yang mungkin pernah melukai hatimu, sikapku yang pernah mengecewakanmu, dan kesalahanku yang mungkin tidak sempat aku akui.

Sahabat, jika selama hidupku ada utang, amanah, atau hakmu yang belum aku tunaikan, jangan ragu untuk mengingatkanku selama aku masih diberi kesempatan. Dan jika aku sudah tidak ada, sampaikan kepada keluargaku agar mereka dapat menyelesaikannya.

Jangan pula terlalu lama bersedih ketika aku meninggalkan dunia. Air mata adalah tanda kasih, tetapi doa adalah hadiah yang paling aku harapkan. Jika engkau masih mengingatku, sebutlah namaku dalam doamu. Mohonkan ampun kepada Allah untukku dan semoga Allah mengampuni segala dosa dan kekhilafanku.

Kita sering sibuk mengejar dunia, seolah-olah hidup ini akan berlangsung selamanya. Padahal kematian tidak mengenal usia, jabatan, kekayaan, ataupun kedudukan. Karena itu, sebelum waktunya tiba, mari kita memperbaiki hubungan dengan Allah dan sesama manusia.

Sahabat, jangan menunggu kehilangan untuk menghargai seseorang. Jangan menunggu kematian untuk meminta maaf. Jangan menunggu perpisahan untuk mengatakan bahwa kita saling menyayangi.

Selagi masih hidup, mari saling memaafkan. Selagi masih ada waktu, mari saling membantu. Selagi masih diberi kesehatan, mari memperbanyak kebaikan.

Jika nanti kita dipisahkan oleh kematian, semoga yang tersisa bukan permusuhan, melainkan kenangan baik dan doa.

Dan jika suatu hari engkau mendengar kabar bahwa aku telah pergi untuk selamanya, cukup katakan:

"Semoga Allah mengampuni dosanya, menerima amal baiknya, melapangkan kuburnya, dan menempatkannya bersama orang-orang yang saleh."

Sebab pada akhirnya, kita semua sedang berjalan menuju tempat yang sama.

Yang membedakan hanyalah kapan waktunya tiba dan apa yang kita persiapkan sebelum perjalanan itu dimulai.

Untuk sahabatku, mari kita berdamai sebelum terlambat, saling memaafkan sebelum berpisah, dan memperbanyak kebaikan sebelum waktu kita dipanggil pulang.


Penulis Azhari 

Dengarkan
Pilih Suara
1x
* Mengubah pengaturan akan membuat artikel dibacakan ulang dari awal.
Posting Komentar