-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Cahaya Syurgaku

Wednesday, February 12, 2020 | 09:53 WIB Last Updated 2020-04-14T17:19:54Z
Di tengah keramaian dunia
Perasaan sunyi membungkam jiwa
Oh! Sungguh serasa ada yang rasa yang
Pergi dan tak kunjung datang bisa bersama

Air mata menatap kehampaan
Duka dan rindu tersembunyi dibalik penolakan yang di berkan
Asa dalam hati pupus perlahan
Akankah mampu di sini terus bertahan menanti harapan

Menunggu cahaya dalam doa mengharap kedatangan bisa bersama ,dari sekian pertemuan
Terdiam ,namun dalam penantian penuh lamunan ikhtiar dan doa menuju cahaya syurga yang masih dalam tangisan

Sempat pupus harapan dan berfikir Haruskah aku berteriak dengan lantang
Haruskah aku berlari dengan kencang agar tidak ada di hadapamu.

Hari terus berlalu dalam ingatan terbawa kata Haruskah aku berteriak
Memanggilmu agar mau bersama
Haruskah aku berlari
Mencarimu agar kuhampiri bisa seperti mimpi

Tapi aku tak bisa
Sungguh aku tak kuasa hanya bisa berdoa

Telah parau suaraku
Karena tangis yang berkepanjangan
Telah lumpuh kakiku
Akibat terlalu lama duduk menantimu dan kecewa

Oh Tuhan! Yang maha memiliki segala sesuatu
Bukankah dia juga dalam kekuasaan-Mu
Maka aku mohon pada-Mu

Beri aku kepercayaan
Untuk menjaganya,izikan aku bisa memiliki nya.


Izinkan aku mendampinginya
Dan restuilah aku bisa bersamanya oh Tuhan!

Hari demi hari tidak terduga kehendak Rabbi doa dan usaha itu terkabulkan dan di pertemuan yang tidak terduga,hingga dalam satu komitmen bersama untuk menikah tanpa dugaan cahaya impian menuju syurga rabbi yang ingin di ngapai bersama tercapai thab awal tergapai

Semoga kelak cincin jari manisnya dan ijab kabul sesuai harapan bersama cahaya  syrurga ,moga Doa dan usaha yang lalu terus terawat hingga ke pelaminan dan akhir hanyat.