-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Selamat MiLad GAM ke 45 Tahun" Doa Dan Harapan

Jumat, 03 Desember 2021 | 20:55 WIB Last Updated 2021-12-03T14:01:49Z

Aceh di mata dunia sejarah bangsa yang tidak terlupakan bagi yang merasakan kini Tepat 45 tahun lalu Aceh dari konflik hingga damai seperti hari ini, tepat pada 4 Desember 1976, GAM secara resmi berdiri.

Tgk  Hasan Tiro mendeklarasikan perlawanan kepada pemerintah Indonesia di Perbukitan Halinon, Pidie. tgk Hasan tiro mengangkat dirinya sebagai Wali Nanggroe (kepala negara) pada masa itu.

Pemicu Konflik ini adalah kemarahan atas penyelenggaraan pemerintahan Aceh yang didominasi orang Jawa ,orang  Aceh tidak merasakan keadilan dan lainya di rampas tidak di berikan pada Aceh hingga rakyat Aceh memperjuangkan hak-haknya demi rasa keadilan bisa di wujudkan agar masyarakat adil dan sejahtera.

Bertepatan Pada 27 Februari 2005, perwakilan GAM dan pemerintah RI memulai tahap perundingan di Vantaa, Finlandia. Mantan Presiden Finlandia Martti Ahtisaari berperan sebagai fasilitator untuk mengwujudkan rakyat aman dan damai

Setelah melewati perundingan yang rumit selama setengah tahun, dan terakhir pada perundingan putaran kelima, GAM akhirnya setuju tetap berada di dalam Republik Indonesia. Indonesia berhasil mencapai kesepakatan damai dengan GAM di Helsinki, Finlandia pada 17 Juli 2005.

Penandatanganan nota kesepakatan damai dilangsungkan pada 15 Agustus 2005 bukan hal yang mudah bisa tercapai namun betapa banyak nyawa harta dan keluarga hilang demi mempertahankan harkat dan martabat diri demi Aceh mandiri dan merdeka dari segala hal.

Namun 45 tahun kini Aceh dalam mengadu nasip mencari jati diri sebagai bangsa yang berdualat dengan sumber kekakayaan alam yang melimpah yang di perjuangkan mulai 1976 sampai 2005 sebelum damai di lanjutkan dalam damai sampai sekarang untuk tujuan mulia walau dalam kondisi berbeda ada yang kaya di perdamaian ada yang kecewa di khianatikan semua kehidupan pasti beda dan ada tujuan masing-masing .

Namun semua itu tidak lepas hasil perjuangan para syuhada dan doa anak nyatim korban masa konflik dan kita semua masyarakat Aceh bersyukur bisa merasakan damai ini dan berterimakasih pada eks kobantan GAM sehingga Aceh seperti hari ini dan walaupun ada yang konteversi dalam segala hal namun semua perlu pembenahan untuk Aceh yang mulia dan jaya kemasa akan datang.

Merdeka kata semua lintas namun mengwujudkan perlu kompak dan strategi dalam mrnciptakan sumberdaya manusia ke masa akan datang bila tidak demikian maka merdeka itu ada pada diri masing-masing untuk perubahan.

Berbicara Aceh tidak akan habis kisah namun ada faktanya Aceh banyak SDM dan SDA yang bisa di kelola untuk kesejahteraan rakyat namun semua itu perlu bersatu dan kompak melahirkan pemimpin yang bisa menwujudkan nilai kemerdekan bagi rakyat.

Semoga milad GAM 46 tahun ini jadi ingatan dan renungan kisah silam untuk masa depan agar tidak kembali di masa depan semoga para syudaha di tempatkan dalam syuruga.

Mari tulisakan sejarah masa lalu untuk generasi masa depan agar konflik Aceh ini tidak hilang seperti sejarah lainya di Aceh maka para kombatan yang ada jabatan di parlemen bergagasanlah untuk Aceh maju dan jaya karena kemerdekaan Rakyat Aceh ada pada tangan wakilnya di parlemen.

memang tidak mudah semua itu namun nyakinlah Aceh akan merdekan dengan SDM yang tau dan mau untuk memajukan aceh semua itu akan terjadi bila semua lintas mau peka menanam nilai ke acehan pada sumber daya manusia dan mareka saat ada jabatan di seluruh dunia pasti ingat akan Aceh karena dengan nilai-nilai ilmulah Aceh akan bisa mengusai dunia dan merdeka.

Perperangan sudah kita jalani namun masih kandas di Untuk merdeka tapi dengan Damailah Aceh akan maju untuk menciptakan SDM yang unggul dan bisa melanjutkan perjuangan diplomat untuk rakyat sejahtera tanpa menciptakan SDM semua akan lebih parah dan Aceh SDA nya di kelola dan di ambil oleh orang lain.

maka momentun Milda GAM ke 45 Tahun ini ajang bagi rakyat Aceh khusus para pejuang atur barisan dan kekompakan untuk Rakyat Sejahtera dan makmur dalam perdamaian ini, evaluasi seluruh kegagalan dan keberhasilan untuk kebaikan ke masa depan bersama rakyat.

Doa dan harapan kami generasi Agar semua kalangan bersatu demi harkat dan martabat yang mulia dunia Akhirat. Selamat mengenang dan berdoa untuk para syuhada semoga Milad GAM ke 45 tahun ini jadi momentum  jaya dan merdeka berbuat untuk Rakyat ke masa depan.

Dari Aceh untuk dunia kini dalam bingkai NKRI kita berjuang bersama untuk rakyat sejahtera, pergunakan  dana otsus untuk kesejahteraan rakyat cukup sudah yang terjadi hadapan mata korupsi.

Doa dan harapan kita damai dan aman sejahtera sepanjang masa.

Penulis 
Azhari