Patroli Hutan Hanya Sia-Sia Jika Sekadar Melihat Tanpa Bertindak"
"
Patroli hutan seharusnya menjadi garda terdepan dalam menjaga kekayaan alam dan mencegah kerusakan lingkungan. Namun, jika patroli hanya sebatas datang, melihat kondisi lapangan, mengambil dokumentasi, lalu kembali tanpa ada tindakan nyata, maka kegiatan tersebut kehilangan maknanya.
Hutan tidak cukup hanya dijaga dengan kehadiran petugas, tetapi membutuhkan keberanian untuk bertindak. Ketika pembalakan liar, perambahan kawasan, atau aktivitas yang merusak lingkungan ditemukan, maka harus ada langkah tegas: penindakan, penegakan aturan, dan perlindungan terhadap kawasan hutan.
Masyarakat sering bertanya, untuk apa patroli dilakukan jika pelanggaran terus terjadi dan kerusakan semakin meluas? Jangan sampai patroli hanya menjadi rutinitas administratif untuk memenuhi laporan, sementara kondisi hutan di lapangan semakin memprihatinkan.
Jika tidak memiliki kewenangan, keberanian, atau kemampuan untuk mengambil tindakan, maka pemerintah harus memperkuat sistem pengawasan dan penegakan hukum, bukan hanya menambah jumlah kegiatan patroli.
Hutan tidak membutuhkan banyak orang yang hanya melihat kerusakan. Hutan membutuhkan penjaga yang berani melindungi dan bertindak. Karena patroli tanpa tindakan hanyalah perjalanan panjang tanpa tujuan.