-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Musuh Berbalut Pejuang

Saturday, May 2, 2020 | 09:28 WIB Last Updated 2020-05-03T22:21:13Z
Di dalam rumus perjuangan Musuh terbesar itu ada di sekitarmu, yang bermain secara licik seolah pahlawan dalam strategis yang mengumpulkan pegecut untuk menyerang sesama.

D kala tuan tidak ada berpengalaman dan pengetahuan maka disitulah akan minum darah bangsa sendiri, para Penjilat akan hadir ketika kemenangan peperangan itu selesai yang mendelegrasikan diri pahlawan, hingga pengikut baru  berlagak tokoh.

Keadilan dan perjuangan yang harus diberikan adalah menghargai jasa perjuang antar sesama, bukan memilah dan memilih sesudah kemenangan. Membuat permusuhan dalam persatuan  indah untuk kesadaran mengolola kekompakan , dari pada melawan sesama tampa arif dan bijak.

bila ingin membunuh  karena tidak sampai pada keinginan yang d capai maka di garda depan harus kita singkirkan untuk keselamatan prajurit setia, tidak semua orang mempunyai nilai yang sama untuk tujuan yang sama.

Pejuang yang hadir di dalam kemenangan lebih d hormati karena gaya, dari pada pejuang yang hadir karena komitmen menjaga persatuan untuk kemerdekaan, inilah dunia peperangan yang harus di lalui di negeri ini. Jasa jasa yang terlupakan oleh anak negeri sehingga bumi ini menangis melihat tingkah laku pemimpin kami.

Banda Aceh, 2 mei 2019

Sekolah politik 2019, analis perang di tubuh manusia