-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

MAHASISWA KKN-PPM K251 UNIMAL LAKUKAN OBSERVASI KE LOKASI PABRIK PENGOLAHAN TAHU

Selasa, 07 Desember 2021 | 11:24 WIB Last Updated 2021-12-07T04:24:02Z
Indra Makmu-Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Pengabdian Masyarakat (KKN-PPM) Kelompok 251 Universtas Malikussaleh melakukan observasi ke lokasi pabrik pengolahan tahu di Desa Suka Makmur, Kecamatan Indra Makmu , Kabupaten Aceh Timur, Provinsi Aceh, Senin (22/11/2021)
Mahasiswa yang berada di bawah naungan Dosen Pembimbing Lapangan (KKN PPM), Veri Ilhadi,S.T, M.Kom adalah Ansharullah, Abdul Musawir, Lusiana (Tehnik Sipil), Sarah (sosiologi), Rahma Fazilla (ADM Publik), Maidatul Hafni (Ekonomi Syari’ah), Wilda Nafisa (Management), Hernanila Putri (Tehnik Kimia).
Dpl Kelompok 251 bapak Veri Ilhadi,S.T, M.Kom mengatakan dengan munculnya era baru dalam bidang pemasaran yang disebut sebagai era digital marketing, maka kita pelaku usaha harus mempertimbangkan berbagai media online untuk digunakan sebagai media pemasaran.
Nenek Sumiarti, pemilik pabrik pengolahan tahu berharap agar produksi tahu ini bisa memperluas jangkauan dalam pemasaran dan penjualan.
”Selama ini pemasaran tahu masih bersifat manual dari rumah ke rumah, sehingga kami belum bisa menjangkau pasar yang lebih luas,”tuturnya.
Hal tersebut kemudian di utaran Ketua kelompok KKN PPM Kelompok 251, Ansharullah, bahwa sistem pemasaran yang menjadi tren baru saat ini adalah sistem pemasaran online. salah satu media online yang populer di gunakan kalangan masyarakat saat ini adalah Facebook dan Instagram.
Hal senada dikatakan Wakil Ketua KKN PPM Kelompok 251 Desa Suka Makmur, Abdul Musawir, dirinya menyebut bahwa Indonesia merupakan salah satu Negara dengan jumlah pengguna Facebook dan Instagram yang cukup tinggi, tentu memiliki kesempatan dan peluang yang besar untuk memanfaatkan media sosial tersebut sebagai bagian dari perencanaan pemasaran.
Abdul musawir menjelaskan, para pengrajin tahu ini kita ajak dan di ajarkan agar olahan tahu mendunia lewat pemanfaatan media sosial agar bisa mendongkrak pemasaran tahu tersebut.