Notification

×

Iklan

FOTO KEGIATAN

Indeks Berita

Menjadi Pemuda Sukses: Bangun Subuh, Bukan Pulang Subuh

Sabtu, 09 Agustus 2025 | 01:24 WIB Last Updated 2025-08-08T18:24:51Z





Pemuda adalah modal terbesar sebuah bangsa. Masa muda adalah masa penuh energi, waktu yang tak ternilai, dan kesempatan yang tidak akan terulang. Namun, energi itu bisa menjadi berkah atau musibah, tergantung bagaimana digunakan.

Banyak anak muda hari ini sibuk mengejar hiburan sampai larut malam, bahkan baru pulang saat azan subuh berkumandang. Bangun tidur siang, otak malas berpikir, dan waktu produktif terbuang sia-sia. Padahal, perubahan besar dalam hidup sering dimulai dari perubahan kecil: memindahkan waktu dari “pulang subuh” menjadi “bangun subuh.”

Bangun subuh bukan sekadar soal waktu, tapi soal mental juang. Saat fajar menyingsing, dunia masih hening, pikiran jernih, dan doa lebih mustajab. Di sanalah peluang menata rencana, mengasah ilmu, dan membangun fisik yang bugar sebelum dunia sibuk. Pemuda yang terbiasa bangun subuh akan lebih disiplin, fokus, dan punya keunggulan dibanding mereka yang membuang pagi dengan tidur.

Namun, menjadi pemuda sukses tidak cukup hanya bangun pagi. Harus ada mental pekerja keras dan tahan banting. Jalan menuju mimpi jarang lurus; ada lubang, tanjakan, dan badai yang siap menghantam. Kadang kita jatuh, kadang kita kecewa, bahkan ingin menyerah.

Di saat itu, jangan malu untuk menangis. Menangis bukan tanda lemah—ia tanda bahwa hati masih hidup. Kalau perlu, menangislah di tengah hujan, agar tak ada yang tahu mana air mata, mana air hujan. Setelah itu, tegakkan kepala lagi, dan berjalanlah dengan langkah yang lebih kuat.

Pemuda sukses adalah mereka yang bangun lebih awal, bekerja lebih keras, dan bangkit lebih cepat setiap kali terjatuh. Mereka tahu bahwa waktu muda terlalu berharga untuk dihabiskan dengan sia-sia. Hidup tidak memberi hadiah kepada mereka yang hanya bermimpi, tapi kepada mereka yang berani bekerja untuk mewujudkannya.

Maka, wahai pemuda, mulailah dari hari ini. Jadilah pemuda yang bangun subuh, bukan pemuda yang pulang subuh. Jadilah pekerja keras yang tidak takut jatuh, karena setiap kali bangkit, engkau sedang menapaki satu anak tangga menuju sukses.


Penulis AZHARI.