Notification

×

Iklan

FOTO KEGIATAN

Indeks Berita

Pemerintah Harus Hadir untuk Perempuan Pasca Cerai demi Peningkatan Ekonomi

Minggu, 12 April 2026 | 00:08 WIB Last Updated 2026-04-11T17:14:02Z

Perceraian bukan hanya berakhirnya hubungan rumah tangga. Bagi banyak perempuan, perceraian sering kali menjadi awal dari perjuangan baru yang jauh lebih berat. Mereka harus menghadapi tekanan ekonomi, beban pengasuhan anak, stigma sosial, serta ketidakpastian masa depan. Dalam situasi seperti ini, negara seharusnya hadir bukan hanya sebagai penonton, tetapi sebagai pelindung dan pemberi solusi.

Perempuan pasca cerai bukan kelompok yang lemah, tetapi mereka adalah kelompok yang membutuhkan peluang. Tanpa perhatian pemerintah, banyak perempuan pasca cerai terjebak dalam lingkaran kemiskinan, ketergantungan, dan keterbatasan akses ekonomi. Ini bukan hanya persoalan individu, tetapi persoalan sosial yang berdampak luas terhadap masa depan generasi.

Realitas Berat Perempuan Pasca Cerai
Perceraian sering kali membuat perempuan kehilangan stabilitas ekonomi. Banyak perempuan sebelumnya bergantung pada penghasilan suami.

 Setelah perceraian, mereka harus menghidupi diri sendiri dan anak-anak, sementara keterampilan kerja terbatas dan peluang kerja tidak selalu tersedia.

Di banyak daerah, perempuan pasca cerai menghadapi beberapa persoalan utama:

Sulit mendapatkan pekerjaan tetap
Minim keterampilan usaha atau kewirausahaan
Tidak memiliki akses modal
Beban pengasuhan anak yang tinggi
Stigma sosial dari masyarakat
Situasi ini menjadi lebih berat di daerah pedesaan, di mana peluang ekonomi masih terbatas. Tanpa intervensi pemerintah, perempuan pasca cerai berisiko jatuh ke dalam kemiskinan struktural.

Negara Harus Hadir dengan Program Nyata

Pemerintah melalui lembaga seperti Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia, Kementerian Sosial Republik Indonesia, dan Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Republik Indonesia harus memiliki program khusus bagi perempuan pasca cerai.

Perhatian ini dapat diwujudkan dalam beberapa langkah konkret:

1. Pelatihan Keterampilan dan Wirausaha
Pemerintah perlu menyediakan pelatihan keterampilan berbasis kebutuhan pasar, seperti:
Usaha kuliner
Kerajinan tangan
Digital marketing
Bisnis online

Pertanian dan peternakan kecil
Dengan pelatihan yang tepat, perempuan pasca cerai dapat membangun usaha mandiri dan tidak bergantung pada bantuan jangka panjang.

2. Akses Modal Usaha

Banyak perempuan memiliki kemampuan, tetapi tidak memiliki modal. Pemerintah dapat memberikan:
Kredit usaha mikro tanpa bunga
Bantuan modal usaha
Program koperasi perempuan
Langkah ini akan membantu perempuan pasca cerai membangun ekonomi keluarga secara berkelanjutan.

3. Program Pendampingan Ekonomi
Tidak cukup hanya memberikan modal.

 Pemerintah harus menyediakan pendampingan usaha agar usaha perempuan pasca cerai tidak gagal di tengah jalan.

Pendampingan bisa meliputi:
Konsultasi bisnis
Manajemen keuangan
Strategi pemasaran
Pengembangan usaha

Dampak Besar bagi Masa Depan Bangsa
Jika perempuan pasca cerai diberdayakan secara ekonomi, dampaknya sangat besar:
Anak-anak mendapatkan kehidupan lebih baik
Angka kemiskinan menurun
Perempuan lebih mandiri
Stabilitas sosial meningkat
Perempuan yang kuat secara ekonomi akan melahirkan generasi yang kuat pula. Oleh karena itu, perhatian terhadap perempuan pasca cerai bukan sekadar bantuan sosial, tetapi investasi masa depan bangsa.

Saatnya Pemerintah Bertindak
Sudah saatnya pemerintah melihat perempuan pasca cerai sebagai kelompok prioritas pembangunan. Mereka bukan beban negara, tetapi aset bangsa yang harus diberdayakan.

Perempuan pasca cerai adalah perempuan tangguh. Mereka telah melewati badai kehidupan. Yang mereka butuhkan hanyalah kesempatan, bukan belas kasihan.
Negara harus hadir. Pemerintah harus bergerak.

Karena ketika perempuan bangkit, ekonomi keluarga bangkit.
Ketika ekonomi keluarga bangkit, bangsa pun akan kuat. 💪

Dan pada akhirnya, perhatian terhadap perempuan pasca cerai bukan hanya soal keadilan sosial, tetapi tentang membangun masa depan yang lebih baik bagi generasi berikutnya. 🌱

Penulis Azhari