-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

MENGELIMINASI KESOMBONGAN, MENJEMPUT KEBERKAHAN

Sabtu, 04 Desember 2021 | 08:42 WIB Last Updated 2021-12-04T01:43:04Z

Suatu hari seekor anak nyamuk yang baru belajar terbang bersorak dengan bangga kepada ibunya, "aku hebat, Bu !! Waktu aku terbang, orang-orang bertepuk tangan melihat aku !!" 

Sang Ibu tersenyum dan berkata, "Awas nak, tepuk tangan mereka bukan untuk membanggakan kamu, tapi sebaliknya untuk membunuhmu. Jadi bukannya kamu Hebat..."

Kita mungkin juga pernah merasa diri sebagai orang yang merasa hebat.

Lalu mungkin lupa ada "penyakit" yang bernama "kesombongan", yang sebenarnya berawal dari cara pandang yang memandang diri sendiri lebih hebat dari yang lain.

Terlebih ketika ada orang yang memuji dan bertepuk tangan, kita segera berbangga diri dan menganggap diri kita adalah pribadi yang paling hebat, padahal kenyataannya belum tentu seperti itu.

Orang yang benar-benar hebat dan percaya diri, tidak segera berbangga diri dengan keadaannya, sebaliknya selalu mengintropeksi diri dan terus belajar untuk menjadi lebih baik lagi. 

Dia juga akan selalu tampil dan melakukan segala sesuatu dengan penuh ketulusan dan kerendahan hati.

Kesombongan akan membuat mata hati menjadi buta, bahwa banyak hal yang sebenarnya masih perlu diperbaiki.

Kesombongan adalah jerat yang membuat kita berhenti dan jatuh dalam kehancuran.

Oleh karena itu, teruslah belajar untuk mengembangkan dan menyempurnakan diri dalam segala hal.

penulis
Nurul aula