-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Pak Rahman abbas Sosok Guru Dan Panutan

Minggu, 03 April 2022 | 22:01 WIB Last Updated 2022-04-07T02:58:23Z

 

Perjalanan awal 2016 dalam berkarya dan kerja di sebuah yayasan Rahmania fortuna di lokseumawe, diskusi demi diskusi mengajari banyak hal tetang gerakan dan aksi sosial dalam membantu umat.

Sosok pak rahman , luar biasa kiprah yang beliu lakukan selama sebelum meninggal hingga akhir hanyat demi Sdm Aceh dan masa depan mareka, pak rahman tidak lelah dalam membantu orang walaupun dalam kondisi sakit di rumah, namun pak rahman sosok dermawan yang jadi inspirasi dalam membantu umat.

pak rahman tidak mengenal lelah dan komitmen dalam membantu generasi khusus anak nyatim dan fakir miskin di Aceh, gigihnya dalam mengelola yayasan, komitmennya untuk sdm yang cerdas dan berdaya sain, hingga alm.pak rahman sudah menyekolahkan anak2 nyatim dan duafa  ke berbagai dayah dan kampus, mareka bebas memilih pendidikan asal mau demi kehidupan yang baik ke masa akan datang.

Pak rahman abbas rela semuanya dan khawatir bila anak-anak tidak melanjutkan pendidikan baik agama dan umum, selalu beliu tlon dan tayakan bagaimana, dan dmn mau apa, gmn rencana kedepan.

pak rahman mendidik mareka seperti anaknya sendiri, pak rahman tidak mau melihat anak-anak didiknya jadi pengangguran hingga pak rahman mencari kerja buat mareka dan susah bila anak-anak di rf ini jadi pengangguran.

sosok pak rahman yang humanis , dermawan, dan suka berbaur dan berbagi ilmu pada kami pemuda, setiap jumpa dan tlpn selalu di nasehatin untuk terus lakukan kebaikan dan perubahan di sekitar, jangan menunggu berbuat bagi agama dan bangsa.

selagi sakit di jakarta pak rakman isten bagun komunikasi dan berbagi kabar hingga pernah menyuruh mengawal anak2 RF agar nareka terus berjuang dan bekarya dan beliu sering menyumbang pada kami ( gppm) Untuk pembuatan dayah, dan santunan bagi anak nyatim dan lainya.

Perbincangan tersebut terus saya ingat,!

Beliau Pak A Rahman Abbas, Founder Rahmania Foundation. 

kiprahnya bila di Aceh

Kalau beliau ada di Aceh saya sering diajak ketemuan sama kawan² beliau,  yang paling sering atau kawan² beliau semasa bekerja di PT. Arun. Saat diskusi sama beliau kita akan menemukan ide-ide tak terduga dan selalu terkait anak yatim, fakir miskin, pengangguran.

Bagaimana membuat program training yang bagus untuk pengangguran agar bisa dapat kerja, anak yatim dapat pengasuhan yang terbaik, bagaimana membuat program magang untuk pemuda agar bisa mandiri, terkait zakat, wakaf, dsb pasti berputar putar disitu.

Kalau beliau menelepon, saya harus siapkan waktu paling kurang 1 jam untuk mendiskusikan ide² beliau yang luar biasa. Seringkali komunikasi hanya akan berakhir saat akan kehabisan baterai HP.  Cakrawala pikir beliau sangat luas, mungkin karena pernah bekerja di banyak negara.

Saya beruntung bisa menyerap banyak ilmu dari beliau. Di Aceh, Rahmania punya 4 gedung Training Centre; Blang Panyang, Cunda, Bireuen dan Pante Raja. Sekarang dimanfaatkan sebagai panti asuhan, rumah tahfidz Quran dan tempat latihan perbengkelan.

Semoga semangat dan cita-cita kebajikan beliau terus dapat dilanjutkan oleh generasi berikut, bang Jamil Abbas dan oleh semua kita.


13 juli 2021, kabar duka menyelimuti kami, pak rahman meninggalkan semuanya dan kembali pada Allah SWT .

Selamat Jalan Pak Rahman. Terimakasih untuk semuanya atas ilmu dan dukungan selama ini. semoga jadi amal ibadah atas segala kebaikan pada kami dan jadi amal ibadah di alam kubur dan di tempatkan dalam syurga 🌷🌷

Penulis
Azhari