-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Timses "Habis Sukses Lupa Ingatan"

Wednesday, December 23, 2020 | 09:53 WIB Last Updated 2020-12-27T11:42:17Z

Sebuah pesta demokrasi  yang terjadi 5 tahun  sekali , banyak kisah  dan pelajaran yang  kita pahami ,mulai dari penentuan calon, sampai penentuan  pilihan sebagai wakil rakyat yang di pilih oleh masyarakat

Sanubari kisah dari  masa ke masa perlu renovasi  pemikiran untuk pendidikan politik yang pasti, perjalan perpolitikan sebuah  gaya kadang kala di hargai adakala di campakkan sesuai postur gaya dan moral pemikiran  yang kita perjuangkan  mulai (Keushik/Caleg/Walkot/Bupati/Gebenur) dan lainya.

Setiap  bahasa pasti berbeda yang  kita temukan  dari oknum politik yang memang sudah ada didalam kursi,manis  di wajah pahit di hati, inilah  inovasi gaya dan dataran perilaku sebagai wakil rakyat saat sebelum dan sesudah jadi.

Setiap orang ada pegalaman  tersendiri  baik orang  kita dukung atau yang tidak , semestinya moral sebagai wakil rakyat pasti beda  cara yang  memahami timses, sebuah keberhasilan  bukan tidak ada perjuangan  dan bantuan orang lain apalagi do'a dan usaha  bersama berjuang memulai

Dari Sebuah analisis politik banyak oknum  timses yang  gagal proses dalam politik  karena orang yang  di perjuangkan untuk sukses  tidak menghargai dan memahami arti ukhuwah dalam setiap proses sesudah sukses untuk menjadi pejabat

Coba di lihat banyak  oknum yang sudah sukses  seolah semua tanpa proses dan langsung protes jika ada timses yang menghampirinya, padahal kunci menjaga tim sukses bukan pada banyak uang yang di berikan tapi pada komunikasi  yang  terbangun terbuka apa adanya bukan lari dari faktanya

Inilah bayak yang gagal sesudah jadi apa yang diimpi, mencampakkan orang-orang yang  berjuang  dan akan jadi benalu di kemudian  hari dan saling  membenci karena tidak  berkomunikasi  dengan baik dan memutuskan silaturrahmi sesudah sukses 

Sebagai wakil  rakyat menampung aspiras rakyat  itu tujuan  utama bukan timses saja namun tidak mustahil timses bisa berkoar saat wakilnya tidak merakyat maka banyak  wakil rakyat hanya  1 kali bisa jadi wakil rakyat karena lupa daratan  dan tidak sesuai harapan rakyat dan tidak memperjuangkan apa yang sudah dituang dalam janji kampanyenya

Memang jadi wakil rakyat  bukan bagi-bagi proyek  bagi timses tapi rahasia umum bahwa sama-sama sukses , sebagai relawan dalam timses yang  berkorban  yang  bekerja dan yang  sukses yang pandai menjilat  dan menampakan muka dan yang  tulus  akan tersingkirkan oleh sikap saling  menjatuhkan,inilah olah oknum timses.

Kebanyakan yang kerja nyata akan kalah saing dengan  orang yang  berikan uang saat sudah menang dan oknum yang di perjuangkan akan hilang ingatan bersama mareka yang  menikmati hasil keringat orang

Inilah fenomena oknum timses yang harus cerdas dan wajar bila money politik  terjadi  saat nilai kepercayaan rakyat mulai hilang dan suara akan jadi uang , korupsi akan jadi ambang lambung  cari keutungan karena nilai prikemanusiaan  hilang pada orang  yang di berikan amanah yang diperjuangkan

Dan kini  semua oknum wakil rakyat sudah mulai di samakan karena olah oknum pemain  yang tidak merakyat demi mencapai semua kehendak sanubarinya

Dari setiap lika-liku pasti ada hikmahnya, maka jadi timses jangan korbankan nyawa dan harta berlebihan dalam mempertahankan orang yang  di perjuangkan saat dia menang belum tentu anda akan dicampakkan dan  akan merasakan sakit yang berlebihan dan hancur berantakan pasti jadi musuh dikemudian

Kini rakyat menanti wakilnya yang merakyat dan nilai  itu seperti  mimpi yang menunggu  sosok saat bagun , memang  tidak ada yang  sempurna tapi meyempurnakan itu perlu , iman dan ilmu  yang  baik untuk  merealitasi janji dan menghargai amanah rakyat

Walaupun banyak diantara mareka yang diperjuangkan janji hanyalah tinggal janji yang hanya menjadi buah manis bibir saja untuk meju kursi yang diinginkan tanpa perlu realisasi apa yang sudah dijanji, itu mungkin bagi sebagian mareka

Maka konsep  perjuangan  atas nama rakyat harus jelas dan terarah bukan mementingkan pihak atau mareka yang mempunyai wadah, semoga oknum timses sadar bahwa dunia  tidak seindah  pemikiran memperkaya kelompok atau pribadi  tapi rakyat  adalah  segalanya namun kini sudah fakta saat rakyat masih belum sejahtera

Ada yang  salah  dalam pesta demokrasi semoga yang merakyat terus  berbuat untuk rakyat dan yang masih gagal jadi timses terus belajar   dan lakukan kerja yang nyata  jangan kerja dalam mimpi "ken dro mandum gop ken ie pasti leuhop", setiap pemikiran  yang baik akan melahirkan optimisme.

Semoga negeri ini terus berbedah menuju masyarakat adil makmur  yang di ridhai Allah SWT bukan mengikuti kehendak pribadi yang tidak menguntungkan negeri, tapi coba untuk berbagi dalam segala hal, baik itu pemikiran dan lain sebagimana yang mengungtungkan rakyat dan bukan hanya semata pejabat yang sudah mempunyai kursi empuk disana