-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Balas Dendam Dengan Cara Yang Terbaik

Friday, July 30, 2021 | 17:54 WIB Last Updated 2021-07-30T10:56:17Z
Kamu dendam dengan temanmu yang tiap hari kalau ketemu selalu mengatakan hal yang tidak kamu suka, kamu dendam dengan orang yang tingkah lakunya kadang sampe diluar batas, kamu dendam dengan teman kerjamu karena dia suka sekali memfitnah dirimu didepan teman kerja yang lain, kamu dendam dengan seseorang yang selalu merendahkan dirimu.
Siapa pun dia!! Bila di hina pasti merasakan sakit.

Siapa pun dia!! Bila diremehkan pasti akan marah, Dan
Siapa pun dia!! Bila mendapat perlakuan yang menyinggung perasaan pasti ingin membalaskan dendamnya.

Ketika kita merasa terusik, ketika ada orang lain yang mulai meremehkan kita, dia menganggap diri kita lemah dan tidak mampu pasti ada rasa sakit yang terpenam dalam hati. 
Dan rasa sakit itulah yang membuat kita ingin membalaskan dendam kita.

Kita ingin dia merasakan apa yang kita rasakan.
Kita ingin dia menerima perlakuan yang sama seperti dia memperlakukan kita.
Kita ingin dia menangis, kita ingin dia terluka.

Dia harus merasakan hal yang sama.
Kita ingin orang-orang meremehkan dia sama seperti bagaimana dia meremehkan kita.
Tapi apakah setelah dendam kita terbalaskan!! Setelah keinginan kita membuat dirinya merasakan apa yang kita rasakan terpenuhi terus kita nantinya akan bahagia??
Mungkin iya, tapi sifatnya hanya sementara.

Balas dendam dendam dengan cara yang sama hanyalah menutup banyak pintu, menghilangkan banyak kesempatan, mengarahkan pada satu tujuan yang pada akhirnya hanya menghasilkan kepuasan yang semu.

Balas dendam dengan melakukan hal yang sama seperti apa yang mereka perbuat sama saja tidak membuat kamu tidak lebih baik dari dia.

Ketahuilah 
Bahwa ketika ada orang yang ingin menjatuhkan dirimu berarti kamu sudah berada di atas mereka, ketika ada orang yang memfitnah dan suka ngomongin kamu dari belakang berarti kamu sudah berada di depan mereka kalau ada orang yang tidak ingin melihat kamu bahagia artinya mereka tidak bahagia.
Allah lagi menguji kesabaran melalui mereka.

Allah ingin kita belajar melalui hinaan, cacian , dan pengkhianatan yang dilakukan oleh mereka.
Allah ingin kita menjadi manusia hebat dan belajar melalui mereka.
Kalau kita melakukan hal yang sama dengan apa yang mereka perbuat!! Terus apa bedanya kita sama mereka??

Kalau kita membalas perbuatan mereka sama seperti apa yang mereka lakukan apa bedanya kita dengan orang kebanyakan??
Balas dendam itu seperti meminum racun tapi mengharapkan orang lain yang mati.

*Nelson mandela* berkata..
"Ketika saya keluar menuju gerbang kebebasan saya, saya tahu jika saya tidak melepaskan kepahitan dan kebencian saya, saya tetap berada didalam penjara"

Ketika kita ingin melakukan hal yang sama dengan apa yang mereka perbuat terhadap kita sama saja kita mengotori pikiran kita dengan rasa iri dan amarah dan itu berlangsung bukan cuma sehari atau dua hari, saat dendam belum terbalaskan maka pikiran negatif itu akan terus melekat dalam pikiran kita dan bahkan pikiran negatif tersebut akan terus membesar seiring dengan membesarnya amarah dendam yang ada dalam diri kita dan hal itu akan sangat merugikan diri kita sendiri.

*Mahatma gandhi*
Berkata" saya tidak akan mengijinkan orang lain menginjak pikiran saya dengan kaki yang sudah kotor"
Tapi ketahuilah dengan memelihara dendam kita sendirilah yang sudah menginjak pikiran kita dengan kaki kotor kita, balas dendam dengan cara yang sama tidak akan membuat kita bahagia.

Justru balas dendam terbaik adalah dengan memaafkan apa yang sudah mereka lakukan karena memaafkan dan melepaskan semua yang sudah mereka lakukan adalah sebuah kemampuan di atas rata- rata.

Menyimpan perasaan dendam hanya akan menyikiti diri kita sendiri, menyakiti pikiran kita sendiri, kita tidak akan sanggup menyelesaikan masalah yang ada di luar, apabila kita belum sanggup menyelesaikan masalah yang ada dalam pikiran kita.
Memang itu tidak mudah! Karena kita sudah disakiti kadang sampai diluar batas 
Hati kita sudah hancur karena kepercayaan kita yang disalahgunakan, 
Tapi memaafkan bukan berarti kita menerima apa yang sudah mereka lakukan tapi memaafkan berarti kita sudah mencegah semua perbuatan itu tidak sampai merusak sikap dan pikiran kita.

Balas dendam terbaik adalah menjadikan diri kita lebih baikdari pada sebelumnya, balas dendam terbaik adalah menjadikan diri kita bahagia karena tidak ada hal yang membuat orang kesal setengah mati  selain melihat diri kita hidup senang dan bahagia

Karya tulis : Annisa ulhusni